https://www.youtube.com/@mj_cinta_sunnah

Jumat, 28 Agustus 2020

SIFAT WUDHU

╭──•=========༄༂ =========•─╮⁣⁣
     *Sifat wudhu Nabi ﷺ*
╰──•=========༄༂ ==========•─╯⁣⁣
بِسْمِ ٱللَّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Semoga bermanfaat, penulis berharapkan koreksi apabila ada postingan yang tidak sesuai sunnah.
Email ke : muplihjamal@gmail.com atau DM di Instagram.
جَزَاكَ اللهُ خَيْرًا كَثِيْرًا
“Semoga Allah membalasmu dengan Kebaikan yang banyak”

SIFAT WUDHU
1. Bagian # 1 secara global

  1. Mencuci telapak tangan 3 kali.
  2. Berkumur dan Instinsyaq lalu Intinsyar.
  3. Membasuh wajahnya 3 kali.
  4. Membasuh kedua tangan sampai siku 3 kali.
  5. Mengusap kepala beserta kedua telinga 1 kali.
  6. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki 3 kali.
HR. Muslim no 332 versi ensiklopedi hadits
Lihat juga kitab Al Wajiz hal 37 versi PDF
dan sifat wudhu Nabi shalallahu alaihi wassalam versi CHM.


2. Bagian # 2 secara terperinci

1. Membaca Bismillah

"Tidak sah shalat orang yang tidak berwudhu, dan tidak sah wudhu orang yang tidak menyebut nama Allah Ta'ala padanya." (1)

HR. Abu Dawud no 92 versi ensiklopedi hadits (1)
Al wajiz halaman : 38

2. Mencuci telapak tangan 3 X,
Berkumur dan Instinsyaq lalu Intinsyar.

Sempurnakanlah wudhu, sela-selalah di antara jari-jemarimu dan bersangatlah dalam beristinsyaq kecuali jika kamu sedang berpuasa." HR. Abu Dawud

Instinsyaq (mengisap air dengan hidung) lalu Intinsyar (mengeluarkannya)

HR. Abu Dawud no 123 versi ensiklopedi hadits
Lihat juga kitab Al Wajiz hal 37 versi PDF
dan sifat wudhu Nabi shalallahu alaihi wassalam versi CHM.


3. kemudian membasuh wajahnya 3 X,

Batas muka adalah dari batas tumbuhnya rambut kepala bagian atas sampai dagu, dan mulai dari batas telinga kanan hingga telinga kiri.  (1)
Batas muka menurut ulama fiqih ialah dimulai dari tempat tumbuh­nya rambut —dalam hal ini tidak dianggap adanya kebotakan, tidak pula pitak (belang di kepala) sampai dengan batas terakhir dari rambut janggut, menurut ukuran panjangnya.' Dimulai dari telinga sampai dengan telinga lagi menurut ukuran lebarnya.  (2)
Menyelai-nyelai jenggotnya di saat berwudhu’’ (3)

Sifat wudhu Nabi shalallahu alaihi wassalam versi CHM. (1)
Tafsir Ibnu Katsir, Al Maidah : 6 Aplikasi (2)
HR. Abu Dawud : 124 versi ensiklopedi hadits Aplikasi (3)


4. kemudian membasuh kedua tangan kanannya sampai siku 3 X,

Membasuh ujung jari-jari sampai siku, tangan kanan terlebih dahulu dan kemudian tangan kiri.
Suku-suku termasuk basuhan. Ketika membasuh tangan, telapak tangan tetap dibasuh walaupun sudah dicuci dari awal. (1)

Lihat Aplikasi bekal Islam UFA (Tata cara wudhu) (1)

5. Mengusap kepalanya, beserta kedua telinga 1 X.

Kemudian mengusap kepala beserta kedua telinga satu kali, dimulai dari bagian depan kepala lalu diusapkan ke belakang kepala lalu mengembalikannya ke depan kepala, Setelah itu langsung mengusap kedua telinga dengan air yang tersisa pada tangannya.

HR. Abu Dawud no 116 versi ensiklopedi hadits
Lihat juga Aplikasi bekal Islam UFA (Ustadz Firanda Andirja)
dan sifat wudhu Nabi shalallahu alaihi wassalam versi CHM


6. Membasuh kedua kakinya sampai mata kaki 3 X.

Mencuci kedua kaki sampai kedua mata kaki, karena Allah ﷻ berfirman:
وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ
"dan kedua kakimu hingga dua mata kaki" (Al-Maidah : 6).

Mata kaki adalah benjolan yang ada di sebelah bawah betis. Kedua mata kaki tersebut wajib dicuci berbarengan dengan kaki.
"celakalah bagi tumit-tumit yang tidak basah akan masuk neraka." (3)

HR. Bukhari no 94 versi ensiklopedi hadits (3)
Lihat juga Aplikasi bekal Islam UFA
dan sifat wudhu Nabi shalallahu alaihi wassalam versi CHM.


7. Niat

"Semua perbuatan tergantung niatnya. (1)
Tidak di syari'atkan melafalkan niat, karena tidak ada ketentuan dari Nabi shalallahu alaihi wasallam. (2)
Karena niat adalah perbuatan hati, bukan perbuatan lisan. Contoh perbuatan lisan diantaranya seperti membaca Al Quran, dzikir dan yang lainnya.
"Salah satu dari perbuatan hati adalah niat. (3)

Terkecuali ada dalil yang menunjukkannya.

HR. Bukhari no 52 versi ensiklopedi hadits (3)
Al wajiz halaman : 37 (2)
Nurul iman ( Syaikh Sa'id bin Ali), halaman : 8 (3)


8. Tertib dan setelahnya membaca doa

Karena sesungguhnya kebiasaan wudhu Nabi ﷺ sebagaimana yang telah dikisahkan di dalam wudhu beliau (1).

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنْ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنْ الْمُتَطَهِّرِينَ
Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah Yang Maha Esa dan tidak ada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mensucikan diri. (2)

Al wajiz halaman : 38 (1)
HR. Tirmidzi no 50 versi ensiklopedi hadits (2)










Tidak ada komentar: